Berbagai Sungai di Bandung yang Seru untuk Wisata dan Olahraga Air

Sungai-Sungai di Bandung Sebagai Objek Wisata dan Olahraga Air

  1. Sungai Cikapundung

Berbagai Sungai di Bandung yang Seru untuk Wisata dan Olahraga Air 1

Siapa sangka di Taman publik Teras Cikapundung yang menghadap ke sungai Cikapundung di Babakan Siliwangi ini bisa untuk tempat berolahraga air. Taman ini dibuka untuk umum, menjadi populer ini bukan hanya sebagai tempat hiburan warga setempat tapi juga warga luar kota Bandung. Setiap harinya ramai pengunjung +500 orang, sedangkan di hari libur jumlahnya bisa lebih banyak lagi.

Dengan memanfaatkan potensi derasnya aliran air sungai sungai Cikapundung, pengunjung dapat menelusuri aliran sungai Cikapundung dari hulu kawasan Dago hingga ke Teras Cikapundung. Kisaran biaya untuk rafting atau arung jeram dari hulu Dago ke Teras Cikapundung  antara Rp. 75.000 – 100.000 per orang.

Tersedia juga rafting singkat di area Teras Cikapundung. Harga yang ditawarkan untuk rafting hanya sekitar area Teras Cikapundung Rp. 10.000 untuk orang dewasa, dan Rp. 5.000 untuk anak-anak.

  1. Sungai Citarum

Berbagai Sungai di Bandung yang Seru untuk Wisata dan Olahraga Air 2

Bermain dan olahraga air di aliran Sungai Citarum? Sebagian besar orang mungkin heran karena sungai Citarum identik dengan airnya yang kotor dan sampah menutupi permukaannya.

Bermain air di aliran sungai Citarum sebenarnya masih bisa dilakukan di daerah hulu, terutama di aliran yang terdekat dengan sumber mata air di Cisanti, Gunung Wayang.

Karenanya, pantas saja jika rasa senang membuncah saat mendapati aliran Sungai Citarum yang airnya begitu bening dan bersih. Aliran sungai ini berada di kawasan waduk Saguling Kabupaten Bandung Barat yang dikelola PT Indonesia Power.

 

Air di Sungai Citarum di waduk Saguling ini bisa bersih karena bekas aliran ini mendapatkan suplai dari beberapa mata air di sekitar aliran. Air pegunungan yang keluar dari mata air sajalah yang terkumpul jadi aliran kecil di lembah Sungai Citarum lama yang lebar. Tanpa pasokan air dari mata air tersebut, aliran sungai ini menjadi kering layaknya sungai mati.

 

Olahraga air apa saja yang bisa dilakukan di tempat ini? Dengan terbendungnya aliran Sungai Citarum, maka gua Sanghyangpoek tak lagi menjadi gua bawah tanah, sehingga dapat ditelusuri lorong-lorongnya. Jangan lupa lampu senter sebagai penerangan di dalam gua. Curah hujan tinggi dan sedang dapat membuat tempat ini banjir, sehingga perlu hati-hati ketika berada di dalam gua.

Pada ujung gua Sanghyangpoek, air yang bening, jernih, tidak berbau serta deras mengalir di antara bebatuan menanti. Jernih dan derasnya aliran ini sangat mengundang untuk menceburkan diri berenang dan bermain air.

Bagi pengunjung yang belum memiliki pengalaman rafting, rafting di sungai Citarum bisa menjadi pilihan. Sebab, debit air di area rafting dikontrol oleh PLTA Waduk Saguling. Panorama yang tampak di sekitar pun amat memikat hati. Sepanjang perjalanan menuju tempat ini akan disuguhi jajaran karst yang menjulang tinggi.

Panjang lintasan arung jeram atau rafting di sungai Citarum sejauh 7 kilometer, dengan jarak tempuh 1 hingga 2 jam. Agar dapat menikmati rafting di aliran sungai Citarum, arahkan kendaraan ke arah Cipatat, Padalarang. Adapun biaya yang diperlukan sekitar Rp. 175.000 hingga Rp. 280.000, tergantung penyelenggaranya.

 

  1. Sungai Palayangan

Berbagai Sungai di Bandung yang Seru untuk Wisata dan Olahraga Air 3

Sungai Palayangan letaknya di Pangalengan, kurang lebih 2 jam dari pusat kota Bandung. Sungai yang unik ini dapat diarungi sepanjang tahun dengan debit air yang relatif stabil, sungai dengan tingkat kesulitan 3 hingga 4. Lintasannya dapat diarungi sejauh 5 km memakan waktu sekitar dua jam pengarungan dengan jeram-jeram yang sangat menantang.

Air sungai Palayangan ini hulunya berasal dari Situ Cileunca yang terletak di Pangalengan, yang terkenal dengan kesejukan hawanya. Sungai Palayangan yang memiliki gradien tinggi dengan arus yang cukup deras ini dapat diarungi sepanjang tahun. Lebar sungai sekitar 5-10 meter dengan kelokan tajam, dengan beberapa drop menyertainya. Rafting adalah kegiatan atau olahraga arung jeram yang membutuhkan kemampuan fisik dan mental menghadapi tantangan alam. Tentu saja ada aspek rekreasi dalam olahraga arung jeram ini karena lokasinya terletak di tengah kawasan yang masih hijau dan asri. Jeram yang tingkat kesulitannya tertinggi adalah jeram blender yaitu drop setinggi 2 meter, dan jeram yang paling menarik di sini adalah jeram Kecapi.

Rafting di sungai Palayangan ini biaya per orang dikenakan mulai dari Rp 150.000 untuk arung jeram selama 2 jam termasuk tiket masuk objek wisata situ Cileunca.

 

  1. Sungai Cisangkuy

Berbagai Sungai di Bandung yang Seru untuk Wisata dan Olahraga Air 4

Sungai Cisangkuy adalah sebuah sungai yang terletak di Desa Lamajang Kec. Pangalengan, Kabupaten Bandung. Sungai Cisangkuy ini airnya mengalir diantara lembah dari dua gunung, yaitu Gunung Puntang dan Gunung Patuha. Hulu sungai ini berasal dari Situ Cileunca dan dari beberapa anak sungai lainnya yang berada disekitarnya. Lebar sungai Cisangkuy ini diperkirakan mencapai sekitar 14 meter.

Alur sungai Cisangkuy sangat bagus untuk digunakan sebagai lintasan arung jeram. Kondisi sungai yang lebar, arus airnya yang deras dan alur lintasan untuk diarungi sangat jauh, sekitar 5 km jaraknya dengan waktu tempuh sekitar satu jam.

 

Berolahraga arung jeram dapat meningkatkan kemampuan dan kapasitas jantung, paru-paru, kekuatan dan daya tahan otot, serta meningkatkan fleksibilitas sendi bahu dan pinggang. Banyak manfaat rafting/arung jeram serta olahraga air lainnya sehingga tubuh bisa terasa lebih bugar. Rafting  atau arung jeram ini adalah aktivitas olahraga air yang sangat menarik yang dapat memacu adrenalin untuk mengisi hari libur perjalanan wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *